Tampilkan postingan dengan label Regional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Regional. Tampilkan semua postingan

Senin, 25 Juni 2012

Daerah Tertinggal Menerima Gaji 13

sekab.go.id
Penulis-Bulukumba (Pb)

Juni ini Bulukumba Belum Menerima Gaji 13, padahal  telah diketahui Kementrian Keuangan tengah memproses mekanisme pencairan gaji ke-13 tersebut. Rencananya pelaksanaannya di bulan Juni ini. "Nanti aku cek dulu ya. Itu harusnya di Dirjen Anggaran," kata Menkeu Agus Martowardojo di kantornya, Kamis (7/6).

Gaji ke-13 bisa dicairkan setelah Menkeu menerbitkan PMK (Peraturan Menteri Keuangan) tentang pencairan gaji tambahan tersebut. Setelah itu, Ditjen Perbendaharaan akan menerbitkan Surat Edaran kepada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) di tiap daerah untuk mencairkan.  Tahun ini pemerintah menganggarkan belanja pegawai sebesar Rp 212,24 triliun. Anggaran tersebut sudah memperhitungkan pembayaran gaji ke-13. (jppn/Jum'at, 08 Juni 2012 , 06:06:00)

Diduga saking banyaknya kerjaan terkait pencairan dana pada pengelolahan keuangan daerah masih belum rangkum, seperti yang terkait Pembayaran gaji untuk dana serfikasi guru pun hanya dua bulan saja yang dibayarkan seharusnya empat bulan lagi untuk tahun 2012, apalagi terlebih dahulu daftar penerima gaji ke -13 kemungkinan tengah direkap  di bulan Juni tengah direkap untuk dijadikan acuan pembayaran. Pembayaran gaji ke-13 itu merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan dan meringankan biaya hidup pegawai negeri, pejabat negara, dan penerima pensiun/tunjangan.. 

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan dan meringankan biaya hidup Pegawai Negeri, Pejabat Negara, dan penerima pensiun/tunjangan, Pemerintah melalui Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2012 yang ditandatangani oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 28 Mei lalu, memberikan tambahan penghasilan berupa gaji/pensiun/tunjangan bulan ketiga belas. Pembayaran gaji ke-13 akan dilaksanakan pada bulan Juni ini.


Lagi-lagi Pembayaran gaji 13 tahun 2012 ini dilakukan tidak mengacu pada pembayaran gaji bulan Juni melainkan bulan Juli, hal ini menambah daftar buruknya pengelolahan keuangan daerah.

Dalam PP itu disebutkan, yang dimaksud dengan Pegawai Negeri adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS), anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Sementara yang dimaksud Pejabat Negara adalah dari Presiden, Wakil Presiden; Ketua, Wakil Ketua, dan anggota MPR, DPR, BPK, KPK, Komisi Yudisial, Menteri dan jabatan setingkat menteri, Ketua, Wakil Ketua dan Hakim Mahkamah Konstitusi, MA, Hakim pada Badan Peradilan Umum, PTUN, Peradilan Agama, dan Peradilan Militer; Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Bupati/Walikota dan Wakil Bupati/Wakil Walikota.

Termasuk dalam ketentuan yang akan memperoleh gaji ke-13 ini adalah pensiunan Pegawai Negeri; Pejabat Negara ; janda/duda/anak penerima pensiun; dan penerima pensiun orang tua PNS yang tewas. Juga masuk dalam kategori ini adalah penerima tunjangan veteran; tunjangan kehormatan anggota KNIP; perintis pergerakan kebangsaan/kemerdekaan atau janda/dudanya; dan lain-lain.
“Besarnya gaji/pensiun/tunjangan bulan ketiga belas adalah sebesar penghasilan sebulan yang diterima pada bulan Juni 2012,” bunyi Pasal 3 Ayat 1 PP tersebut.
Penghasilan dimaksud bagi pegawai negeri meliputi : gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan/tunjangan umum, dan tunjangan khusus/tunjangan khusus kinerja/tunjangan kinerja/insentif khusus; bagi penerima pensiun meliputi pensiun pokok, tunjangan keluarga, dan tunjangan tambahan penghasilan; dan bagi penerima tunjangan hanya menerima tunjangan sesuai peraturan perundang-undangan.
 “Penghasilan sebagaimana dimaksud sebelum dikenakan potongan iuran berdasarkan peraturan perundang-undangan,” lanjut Pasal 3 Ayat 3 PP Nomor 57 Tahun 2012 itu.
Disebutkan juga, dalam hal Pegawai Negeri, Pejabat Negara, dan Penerima Pensiun/Tunjangan menerima lebih dari satu penghasilan, maka gaji/pensiun/tunjangan bulan ke-13 hanya diberikan salah satu yang jumlahnya lebih menguntungkan.
Anggaran untuk membayar gaji ke-13 ini dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), serta Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (APBD) bagi PNS Daerah, Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Bupati/Wakil Bupati dan Walikota/Wakil Walikota.



  Reviewer : 10

10 Trending Topik Bulan ini Di #Bulukumba


Penulis-Bulukumba (Pb) 


1. Bupati Bulukumba belum sepenuhnya membayarkan Sertifikasi Guru (hanya 2 bulan saja)
2. Libur Panjang akan segera tiba
3. Perkemahan tingkat SD, SMP, SMA
4. Sejarah Bulukumba kembali diperbincangkan
5. Rehabilitasi maupun Pembangunan (Pengaspalan) jalan Baru belum maksimal
6. CaLon Ketua KNPI Bulukumba 
7. Wisata Pantai Bulukumba Tidak Terlihat sebagai Objek Wisata
8. Festival Finisi akan kembali Digelar
9. Kepolisian Menjalankan tugasnya sebagaimana mestinya salah satunya kasus pelaku pengeboman dipantai telah berhasil diringkup
10. Banyaknya Pembangunan di Bulukumba belum memiliki izin Bangun


Reviewer : 10

Minggu, 24 Juni 2012

Pengaspalan Menuju Pantai Samboang Rusak Parah

Penulis-Bulukumba (Pb)


Baru-baru ini pengaspalan yang dilakukan oleh kontraktor tidak membuat  warga/pengunjung senang, pasalnya belum lama setelah proyek jalan  menuju pantai samboang  jalan yang diaspalnya ternyata rusak parah, beberapa titik lubang yang cukup para dapat ditemukan jika berkunjung ketempat tersebut. Entah apa yang telah dilakukannya sehingga kondisi jalanan seperti itu menjadi rusak. Telah diketahui Pantai ini merupakan salah satu objek wisata yang baru-baru saja diresmikan oleh Pemda Setempat, namun sungguh sayang pantai samboang tidak terlihat indah dan bersih, pasalnya sampah yang berserahkan di bibir pantai mengotori keindahan pantai tersebut sehingga tidak terlihat lagi pantai yang bersih dan nyaman. Akibat Ulah manusia yang membuang sampah di bibir pantai sehingga terhanyut akibat ombak dan sampai dipesisir pantai tersebut mengakibatkan pemandangan tersebut kurang enak dipandang apa lagi airnya yang sudah kotor. Sungguh disayangkan pantai tersebut akan berakibat seperti itu, jika dibiarkan secara terus menerus maka pantai Samboang layak dikatakan tempat sampah saja. Selain itu sarana menuju ke pantai tersebut kurang baik, karena pengaspalan yang dilakukan oleh para kontraktor sudah rusak lagi, banyaknya lubang baru yang dapat ditemukan jika kita akan berkunjung ke pantai tersebut. (Penulis-bulukumba.blogspot.com)

Reviewer : 10

Pantai Samboang tidak terlihat lagi Objek Wisata

Penulis-Bulukumba (Pb)

Pantai ini merupakan salah satu objek wisata yang baru-baru saja diresmikan oleh Pemda Setempat, namun sungguh sayang pantai samboang tidak terlihat indah dan bersih, pasalnya sampah yang berserahkan di bibir pantai mengotori keindahan pantai tersebut sehingga tidak terlihat lagi pantai yang bersih dan nyaman. Akibat Ulah manusia yang membuang sampah di bibir pantai sehingga terhanyut akibat ombak dan sampai dipesisir pantai tersebut mengakibatkan pemandangan tersebut kurang enak dipandang apa lagi airnya yang sudah kotor. Sungguh disayangkan pantai tersebut akan berakibat seperti itu, jika dibiarkan secara terus menerus maka pantai Samboang layak dikatakan tempat sampah saja. Selain itu sarana menuju ke pantai tersebut kurang baik, karena pengaspalan yang dilakukan oleh para kontraktor sudah rusak lagi, banyaknya lubang baru yang dapat ditemukan jika kita akan berkunjung ke pantai tersebut. (Penulis-bulukumba.blogspot.com)






Reviewer : 10

Sabtu, 16 Juni 2012

Bulukumba : Tunjangan Sertifikasi Guru Belum Dibayarkan Diperkirakan Mencapai 24 Milyar


Penulis-Bulukumba (Pb)  

Bulukumba : Tunjangan Sertifikasi Guru Belum Dibayarkan Diperkirakan Mencapai 24 Milyar

Dana untuk intensif guru bersertifikat di Kota Bulukumba, Sulawesi Selatan, ternyata sejak tahun 2010 hingga memasuki akhir triwulan kedua di tahun 2012 ini belum juga terbayar. 

Andai kata Jumlah penerima tunjangan sertifikasi mencapai 800 orang lebih atau sesuai jumlah pemegang sertifikat pendidik. Pada 2010, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba belum membayarkan tunjangan hanya 30 bulan. Tidak hanya pada tahun itu saja, sikap yang sama kembali terjadi pada tahun ini. 

Jika rata-rata guru memiliki gaji pokok Rp2 juta dikalikan 800 orang, jumlah tunjangan sertifikasi guru yang tidak terbayarkan mencapai Rp 24 miliar dalam 30 bulan. Akankah dana intensif sertifikasi guru akan terus mengendap ditahun ini. Sementara guru pemegang sertifikat semakin bertambah dari tahun ke tahun.

Kejadian ini kembali menambah daftar buruknya pengelolaan keuangan di Kota Bulukumba, khususnya yang berkaitan dengan para guru, karena dana serupa untuk tiga tahun terakhir ini juga belum terbayarkan.

Padahal dana sertifikasi guru ini adalah dana yang dikirim oleh pemerintah pusat langsung ke rekening pemerintah daerah, sehingga tak berkaitan dengan pendapatan asli daerah.

Dari pengakuan sejumlah guru di Bulukumba, ketika hendak menanyakan  belum cairnya dana sertifikasi guru untuk tahun 2012 ini, justru mereka tidak mendapatkan kepastian dari Dinas Pendidikan Kotanya.

Padahal, menurut para guru ini, mereka menanyakan hal tersebut karena ketika melakukan pengecekan ke kantor Perbendaharaan Negara, ternyata dana sertifikasi tersebut sudah ditransfer ke daerah masing-masing.


"Selalu saja guru yang disalahkan dengan alasan kelengkapan berkas yang justru tak dilengkapi para guru. Padahal menurut para guru, semua berkas sudah lengkap,". 


Harapan menerima sisa tunjangan sertifikasi guru selama tiga tahun yang diduga belum dibayarkan Dinas Pendidikan (Disdik) Bulukumba, semakin tidak jelas. Bahkan, kemungkinan besar para guru ini tidak akan menerima hak mereka itu. Tiga tahun bukanlah waktu yang singkat dengan kesabaran yang ada,  Sehingga tunjangan sertifikasi yang tertinggal pada 2010 karena (belum bayarkan)”.

Tunjangan sertifikasi pada 2011 yang seharusnya telah lunas dibayarkan 12 bulan, tapi kembali tertunda, belum ada kejelasan dalam perhitungan waktu yang kian semakin berjalan .“ Dugaan saat ini, belum ada pengiriman nama-nama penerima tunjangan sertifikasi 2010 hingga 2012 ke Dirjen,”ungkapnya. 

Informasi yang dihimpun dari beberapa guru, mereka memahami belum ada pembayaran sisa tiga tahun terakhir ini. Namun, yang mereka ketahui adalah dana tunjangan yang dibayarkan melalui Bank terkait tunjangan tersebut terdapat kekurangan kenaikan gaji.

“Kalau pembayaran melalui rekening Lain itu adalah sisa tunjangan sertifikasi, berarti tidak cukup jumlahnya karena seharusnya yang diterima sejumlah gaji pokok potong pajak, tapi yang saya terima kurang dari itu,” ujar salah seorang guru yang enggan menyebutkan namanya. Informasi yang diperoleh, kemungkinan uang yang belum dibayarkan melalui rekening lain adalah kekurangan gaji 2010. Pada 2010, terdapat kenaikan gaji, tapi kenaikannya baru belum dibayarkan pada 2011 karena petunjuk teknis (juknis) belum turun pada 2010.






SUMBER DANA
Dana untuk pembayaran tunjangan profesi guru bersumber dari Anggaran
Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dialokasikan pada dana
dekonsentrasi dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Dinas
Pendidikan Provinsi.


Reviewer : 10

Selasa, 05 Juni 2012

Bulukumba Menerima Piala Adipura Istana Negara Jalan Medan Merdeka Timur

Foto :Humas Bulukumba
Penulis-Bulukumba (Pb) Bulukumba hari ini akan mengulas tentang Bulukumba Menerima Piala Adipura.


Selasa Kemarin Presiden Republik Indonesia Soesilo Bambang Yoedhoyono (SBY) memberi penghargaan Piala Adipura 2011-2012 kategori untuk kategori kota kecil tahun 2012


Piala paling bergengsi di Indonesia ini telah diserahkan langsung SBY kepada Bupati Bulukumba Zainuddin di Istana Negara Jalan Medan Merdeka Timur,Jakarta, Selasa (5/6).

Keberhasilan mendapatkan Piala Adipura ini tentunya sangat membanggakan sekali. Sebab, sudah hampir tiga tahun lebih Kota Bulukumba tidak mendapatkan Piala Adipura. Karenanya, begitu dilantik menjadi Bupati Bulukumba, Zaidin langsung memprioritaskan masalah kebersihan menjadi salah satu target yang harus dibenahi.

Dia menilai sudah lama Kota Bulukumba seperti tidak terurus sehingga secepatnya ditangani.

Selain itu orang nomor satu di Pemko Bulukumba ini sering melakukan inspeksi mendadak(sidak) untuk melihat langsung masalah kebersihan mulai tingkat lingkungan,lurah sampai kecamatan.

Berkat dukungan dan partisipasi yang diberikan dalam mendukung, Bulukumba berhasil mendapatkan Piala Adipura Kategori kota kecil.

Reviewer : 10

Minggu, 03 Juni 2012

Bulukumba Raih Piala Adipura, Juga Dapat Pasar Terbersih Kategori Kota Kecil

Penulis-Bulukumba (Pb)


Untuk pertama kalinya Kabupaten Bulukumba meraih Piala Adipura sebagai lambang supremasi penghargaan kebersihan kabupaten/kota di Indonesia. Tahun 2012 ini, Bulukumba meraih Piala Adipura bersama delapan kabupaten kota untuk kategori kota kecil, daerah tersebut yakni Palopo, Parepare, Pangkep, Pinrang, Sengkang (Wajo), Malili (Luwu Timur), Watansoppeng, Barru dan Bantaeng.

Bulukumba berhasil meningkatkan capaiannya dari tahun lalu yang hanya meraih sertifikat. Akhirnya upaya meraih Piala Adipura ini membuahkan hasil, untuk Bupati Zainuddin Hasan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, khususnya kepada para petugas kebersihan yang selama ini tetap konsisten dalam menjaga kebersihan kota Bulukumba.

“Saya juga ucapkan terima kasih kepada para Kepala SKPD yang turut membantu dalam memotivasi seluruh elemen masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan” ujarnya saat menyampaikan kabar ini dihadapan ratusan petugas kebersihan di Pendopo Rumah Jabatan Bupati, Sabtu (2/6), turut hadir pada acara ini beberapa kepala SKPD, Ketua DPRD, Dandim 1411, dan beberapa tokoh agama dan masyarakat.

Karena Piala Adipura merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi masyarakat, maka Bupati berjanji akan berupaya meningkatkan kesejahteraan para petugas kebersihan kota. Bupati juga menyampaikan bahwa pada tahun 2012 ini, Pasar Sentral Bulukumba untuk kategori kota kecil meraih kategori sebagai pasar terbersih bersama dengan pasar Kota Martapura dan pasar Kota Kolaka.

Rencananya Piala Adipura ini akan diterima langsung oleh Bupati Zainuddin Hasan dari Presiden SBY di Istana Negara pada hari Selasa 5 Juni 2012. Dalam menerima Piala ini Bupati memboyong Camat dan para Lurah se Kecamatan Ujungbulu. Mereka akan bertolak ke Jakarta hari Senin (4/6)

Raihan Piala Adipura dan Pasar Terbersih ini merupakan wujud kerja keras kepemimpinan Zainuddin Hasan-Syamsuddin sebagai Bupati dan Wakil Bupati selama dua tahun ini, yang memang memiliki visi membangun desa dan menata kota. Selain Piala Adipura, beberapa capaian dan penghargaan yang telah didapatkan Kabupaten Bulukumba selama pemerintahannya, diantaranya :
1. Kabupaten Sehat tahun 2011
2. Sekolah Adiwiyata tahun 2012 (Sekolah berbasis lingkungan hidup) di Kindang
3. Peraih Kelulusan Tertinggi Ujian Nasional Tingkat SMP tahun 2012 se Sulawesi Selatan

Prestasi Generasi pelajar smp kota Bulukumba tahun ini memang sangat membanggakan, hasil kerja keras mereka membuahkan hasil yang lebih baik. (humas bulukumba)



Reviewer : 10

Sabtu, 26 Mei 2012

Tempat ROmantis Buat Malam Minggu

Penulis Bulukumba, Bulukumba Hari ini akan bercerita tentang tempat malam minggu yang romantis

Para komunitas Blogger Bulukumba dan Jurnalistik, Kabupaten Bulukumba

Malam minggu buat anak remaja, Dewasa maupun lanjut usia masih saja mencari tempat untuk memeriahkan kegiatan mereka, tempat romantis pastinya mereka akan mencari dengan susana yang begitu tenang dan damai pastinya akan membawa dua insang terlena dan larut dalam kebahagian. 

Tidak heran jika mereka bisa berduaan sambil menghabiskan waktu untuk bersantai, tempat yang tempat untuk malam minggu adalah dengan suasana yang damai dan tenang, serta pemandangan yangi indah, untuk membuat kita merasa nyaman dan membawa pengalaman dalam hidup dan akan menjadi kenangan bersama dan akan nantinya bercerita kepada siapa saja.

Salah satu tempat yang nyaman dan damai dengan fasilitas yang begitu indah adalah dengan menaiki sampang atau perahu kecil (sekoci,RED), perahu kecil ini sangat nyaman dinaiki dengan dua orang sambil menikmati danau yang begitu indah, apalagi dengan nuangsa yang sangat langkah untuk didapatkan. Malam harinya akan nampak beberapa cahaya yang begitu indah untuk melengkapi malam minggu, bagi anda yang sering kelaurga negeri tidak ada salahnya anda berkunung di Roma


    Selasa, 22 Mei 2012

    Faktor Alasan Mengapa Beberapa PNS Senang Perjalanan Dinas (SP2D)

    Menurut pengalaman saya saat melakukan wawancara, saat melihat   para pegawai yang ada di Bulukumba, Beberapa  faktor yang menjadi Alasan mengapa Pegawai Negeri Sipil (PNS) senang perjalaanan Dinas

    1. Anggaran Dinas selalu membengkak setiap tahun
    2. Gaji PNS yang rendah sehingga orang sering melakukan perjalan dinas, orang terdorong untuk melakukan perjalanan dinas
    3. Gaji Tinggi namun tetap ingin melakukan perjalan dinas meski tidak terlalu penting, misalnya mengikuti seminar yang ada dipusat, mengapa demikian karena awalnya uang pribadi digunakan  setelah melakukan perjalanan dinas maka uangnya akan digantikan oleh pemerintah yang disebut SP2D


    5. Sambil perjalanan dinas, upadate status via facebook, twitter ataupun jejaring social lainnya "waduh macetnya jakarta, Weekend, belanja batik" 


    baca juga disini untuk SKPD Perlu Diterapkan disiplin Anggaran


    http://penulis-bulukumba.blogspot.com/2012/05/skpd-perlu-terapkan-disiplin-anggaran.html 

      Minggu, 20 Mei 2012

      Membuat Presentasi Dengan Video Destop Laptop atau Komputer Milik Anda (Bagian 2)

      Sekarang kita akan membahas cara membuat video Destop Presentasi, setelah Anda menginstal Aplikasi Dideo Destop silahkan Anda melihat penggunaan Aplikasi tersebut dan cara merekam presentasi anda melalui komputer atapun Laptop Anda dan Bagi Anda yang belum mendapatkan Aplikasi tersebut silahkan anda mengunjungi Source disini  http://penulis-bulukumba.blogspot.com/2012/05/presentase-proposan-ataupun-kegiatan.html  

      Lihat dengan baik-baik video ini




        Dua kelompok mahasiswa dari Kabupaten Bulukumba dan Kota Palopo DiTahan

        Penulis-Bulukumba (Pb)
          MAKASSAR – Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo angkat bicara terkait bentrokan yang melibatkan dua kelompok mahasiswa dari Kabupaten Bulukumba dan Kota Palopo.Gubernur meminta kedua belah pihak saling menahan diri dan tidak gampang terprovokasi oleh oknum yang ingin menciptakan kekacauan di Kota Makassar.

          Hal tersebut diungkapkan oleh Syahrul Yasin Limpo usai melakukan pertemuan dengan Bupati Bulukumba Zainuddin Hasan dan Wali Kota Palopo HPA Tenriadjeng di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel,kemarin. Syahrul meminta mahasiswa tetap menjaga suasana agar tetap kondusif. ”Mahasiswa jangan mudah terprovokasi.Semuaharussaling menahan diri dan jangan mudah terpancing,”imbau Syahrul kepada SINDO,kemarin.

          Syahrul mengatakan, pemerintah daerah masing-masing sudah melakukan memediasi untuk mendamaikan kedua belah pihak yang bertikai.Termasuk, berdialog dengan mahasiswa dan berkoordinasi dengan aparat keamanan. ”Semuanya sudah turun tangan untuk mendamaikan kedua pihak yang bertikai,”ujarnya. Dalam waktu dekat, lanjutnya, pihaknya juga akan memfasilitasi pertemuan semua pihak terkait, baik dari Palopo dan juga Bulukumba untuk membicarakan agenda-agenda agar hal serupa tidak terjadi lagi.“Kita tunggu sampai situasinya aman dulu. Biarkan cooling down dulu,”kata Syahrul.

          Senada, Bupati Bulukumba Zainuddin mengungkapkan, pemerintah daerah, baik dari Bulukumba maupun Palopo telah turun tangan mengatasi masalah tersebut. Pihaknya telah bertemu dengan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo, Polda,dan juga mahasiswa. ”Sebelumnya kami semua telah bertemu dan telah membuat komitmen, tidak ada lagi gerakan,”ungkap Zainuddin,di Rujab Gubernur Sulsel, kemarin.

          Zainuddin mengatakan, segala kerugian yang dialami oleh para mahasiswa akan diganti oleh pemda. Bahkan, sekretariat yang rusak juga akan dibangun kembali. ”Kami harapkan, setelah ini, tidak ada lagi gerakan dan mahasiswa menjaga komitmen yang telah kita buat bersama dalam pertemuan sebelumnya,”harapnya. Terkait mahasiswa yang ditahan, Zainuddin menegaskan, tidak akan mengintervensi proses hukum yang sedang berjalan di kepolisian.

          Namun,ia berjanji, akan tetap mendampingi mahasiswa yang terlibat dengan memberikan pendampingan hukum jika diperlukan. ”Kalau soal mahasiswa yang ditahan,biarkan proses hukum berjalan dan kami tidak akan mengintervensi. Tapi, kami akan tetap mendampingi mereka dan ada komunikasi yang berjalan untuk memberi mereka support,” terang Zainuddin, yang didampingi Wakil Bupati Bulukumba Syamsuddin.

          Ditempat yang sama,Wakil Wali Kota Palopo,Rahmat Masri Bandaso membenarkan komitmen yang telah dibuat dengan Pemkab Bulukumba dan juga mahasiswa.Ia pun berharap, bentrokan tidak akan terjadi lagi. ”Kita harap, apa yang terjadi kemarin tidak terulang lagi. Kita sudah membuat komitmen, dan saya sangat berharap, anak-anak kami, mahasiswa memegang komitmen yang telah dibuat.Bahwa, tidak ada lagi gerakan dan masalah ini selesai sampai disini,” urainya.

          17 Mahasiswa Dilepas Polisi

          Sementara itu, Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar membebaskan 17 mahasiswa yang ditahan menyusul bentrokan antarmahasiswa dari Kota Palopo dengan Kabupaten Bulukumba. Mereka dilepas karena tidak ditemukan bukti kuat ikut terlibat dalam penyerangan yang menghanguskan asrama mahasiswa dari Butta Panrita Lopi. “17 mahasiswa yang sempat ditahan sudah dipulangkan karena tidak cukup bukti jika terlibat pada beberapa bentrokan yang terjadi dalam sepekan terakhir ini,” kata Kapolrestabes Makasar Kombes Pol Erwin Triwanto,kemarin .

          Sekadar diketahui, Polrestabes mengamankan 42 mahasiswa pascabentrokan yang terjadi Jumat (18/5) dinihari. Sebanyak 15 orang diantaranya telah ditetapkan sebagai tersangka. “Mereka masih menjalani pemeriksaan dan kemungkinan tersangka akan bertambah, karena kami masih mengejar para pelaku pembakaran asrama Bulukumba,”jelasnya.

          Menurutnya, untuk mengantisipasi bentrok susulan, Polrestabes menerjunkan personil di sejumlah titik rawan. Setiap asrama dijaga 30 anggota polisi. Selain itu,sambung Erwin, pihaknya juga menyiagakan 650 personil untuk diterjunkan jika situasi kembali memanas. Sementara itu, Kriminolog Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Muhadar mengungkapkan, bentrokan antarmahasiswa disebabkan kurangnya pembangunan sumber daya manusia (SDM).

          “Sudah tidak ada saling percaya dan tidak ada lagi tenggang rasa antarkita. Ego kedaerahan masih saja dibawa sehingga rawan menyulut bentrok,”ungkapnya. Menurutnya, untuk mencegah hal serupa, pemerintah harus membuat regulasi yang mengikat seluruh kelompok masyarakat mengingat warga Kota Makassar sangat heterogen.

          Kata dia, selama ini bentrok antarmahasiwa masih sering terjadi karena lemahnya penegakan hukum sehingga tidak menimbulkan efek jera. “Kurang maksimalnya sanksi hukum yang diberikan kepada para pelaku sehingga kejadian bentrokan tersebut masih saja ada, ”tambahnya. ● abd salam malik/ didiet haryadi 

        Jumat, 18 Mei 2012

        Pemilu Lokal Pada Kamera "Journalists will be competing for fantastic prizes "

        Journalists will be competing for fantastic prizes  including a MacBook Air computer, Ipad and an SLR camera. Submissions are due by 18 June 2012.


        Bantuan program Pemerintah Australia, AusAID, mengundang wartawan Indonesia foto untuk masuk kompetisi foto dirancang untuk merayakan pemilihan lokal.

        Di bawah tema "pemilu lokal pada kamera", wartawan cetak dan online dapat menyerahkan foto tentang pemilihan lokal. Foto-foto harus telah dipublikasikan pada tahun lalu.

        Sejak 1999, Australia telah mendukung pemilihan lokal dan tiga pemilu nasional. Australia bekerja dengan Pemilu Nasional Indonesia (KPU) dan organisasi masyarakat sipil untuk memperkuat pengelolaan pemilu dan menjaga keterlibatan publik dalam proses pemilihan.

        "Kompetisi ini adalah cara yang bagus untuk mengenali proses pemilu di Indonesia," kata Kuasa Usaha Australia D'affaires untuk Indonesia David, Dr Engel.

        "Yah dikelola pemilu yang penting bagi demokrasi apapun. Pemerintah Australia dengan bangga mendukung upaya Indonesia untuk mempertahankan partisipasi pemilih yang tinggi dalam demokrasi terbesar ketiga di dunia, "tambah Dr Engel.

        AusAID adalah mengadakan kompetisi ini dalam kemitraan dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI).

        Rincian kompetisi dapat ditemukan di Facebook Kedutaan Besar Australia Halaman http://www.facebook.com/australianembassyjakarta atau www.ajiindonesia.org.



          Rabu, 16 Mei 2012

          SKB 3 Menteri : 17-20 Mei Ditetapkan Cuti Bersama


          Penulis-Bulukumba Keputusan cuti bersama 17-20 Mei 2012 sudah ditetapkan dan ditandatangani dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri.


          Hari Rabu (16/5/2012)  karena keputusan ini sudah menjadi kesepakatan bersama oleh 3 Menteri maka statusnya sama seperti hari libur 17 Mei 2012.



          Dengan demikian, semua karyawan, buruh atau pekerja harus diliburkan karena ini merupakan hak mereka dan keputusan ini harus dipatuhi. 



          Namun lain halnya dengan kantor-kantor swasta yang sifatnya lebih pada pelayanan atau produksi yang tidak memang terus beraktivitas maka akan aturan lagi.



          aturan itu sifatnya tidak memaksa. Aturan itu atas dasar kesepakatan atau komitmen antara buruh dengan pihak manajemen perusahaan yang diatur dalam perjanjian kerja bersama.



          Jika ada pegawai yang masuk itu diatur dalam perusahaannya sendiri atau diatur dalam perjanjian kerja bersama antara buruh dengan manajemen perusahaan.



          “Caranya adalah dia yang masuk kerja akan dihitung sama seperti hari kerja atau lembur sebagai balas jasa pada saat dia mengeluarkan tenaga saat libur kerja, “kata dia.




            Senin, 14 Mei 2012

            REMEMBER : Pengunaan Anggaran Perjalanan Dinas Bulukumba Tahun 2010-2012


            Sekda : SKPD Perlu terapkan Disiplin Anggaran

            Bulukumba : Sekretaris Daerah (Sekda) Bulukumba A. Bau Amal menginstruksikan para Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk menerapkan pola penggunaan Anggaran yang disiplin. Kebijakan ini merupakan langkah untuk melakukan efisiensi anggaran daerah yang saat ini banyak mendapat sorotan. Hal ini disampaikan dihadapan Pimpinan SKPD saat mengikuti rapat Evaluasi di Ruang rapat Bupati, Rabu (9/5).
            Kebijakan ini, Selain untuk melaksanakan instruksi
               " Foto : Koran Jakarta (Kj)  "                    Kementerian Pendayagunaan Aparatus Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemanpan RB) yang membatasi perjalanan Dinas para Pejabat ke Jakarta . Bahkan A. Bau Amal juga mengakui jika saat ini memang sering ada perjalanan yang dilakukan para pejabat yang tidak terlalu penting. 
            Untuk itu, Pemerintah saat ini akan melakukan pengetatan atau pendisiplinan penggunaan anggaran perjalanan dinas, khususnya untuk perjalanan Luar daerah luar Propinsi. “Saya akan perketat hal ini. Intensitas perjalanan yang mesti dilakukan SKPD adalah turun ke Kecamatan-kecamatan, agar dapat memantau program dan kegiatan yang melekat pada masing-masing SKPD”. Harapnya.
            Secara rinci, A. Bau Amal mengatakan, kebijakan ini sebenarnya sudah dilaksanakan di akhir-akhir tahun anggaran 2011, sehingga dari 1,8 Milyar total belanja perjalanan luar daerah yang ada di Sekretariat Daerah, akhirnya dapat ditekan sekitar 400 Juta. 
            Adapun untuk tahun anggaran 2012 Total Belanja perjalanan dinas luar daerah yang ada di Sekretariat Daerah sebesar 1,4 Milyar jauh lebih rendah dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, yang mana pada tahun 2010 belanja perjalanan Dinas luar daerah sebesar 2,2 Milyar dan pada tahun 2011 sebesar 1,8 Milyar.
            Lebih jauh lagi, A.Bau Amal memberikan gambaran, bahwa untuk tahun anggaran 2012 yang sudah memasuki triwulan ke 2 (Dua), seingatnya baru 1 (Satu) Kali melakukan perjalanan dinas luar daerah luar Propinsi.
            “Ini harus menjadi contoh bagi para kepala SKPD, Jadi, Untuk tahun ini kita akan pilah-pilah mana kegiatan yang perlu untuk dihadiri, jika tidak terlalu penting, mending para kepala SKPD banyak turunlah ke kecamatan-kecamatan mengawasi pelaksanaan program kerja yang ada”. Tandasnya.

            tandasnya tapi yuk kita kembali ke tahun sebelumnya penggunaan Anggaran Perjalanan Dinas Bulukumba
            Dimana penulis Bulukumba akan mengulas informasi yang saya kumpulkan dari blog Kabupaten bulukumba dengan Judulnya
            "Pemkab Bulukumba Ubah Pola Pembiayaan Perjalanan Dinas"

            Tahun 2011 merupakan tahap awal pemberlakuan biaya perjalanan dinas dengan pola biaya riil dan perhitungan rampungan di Bulukumba. Karena pola baru, biaya ril perjalanan dinas hanya dikenakan khusus untuk biaya tiket pesawat terbang saja.

            Bagaimana sahabat Penulis Cukup Menarik bukan?

            Katanya beberapa pola ingin diubah, apa saja sih pola itu ?
            Sahabat Penulis Bulukumba kita kembali mengingat dokumentasinya dengan judul " Pemkab Bulukumba Ubah Pola Pembiayaan Perjalanan Dinas "

            Harian Ujungpandang Ekspres
            Rabu, 22-12-2010
            http://www.ujungpandangekspres.com/index.php?option=read&newsid=58108


            BULUKUMBA, UPEKS—Pemerintah kabupaten (Pemkab) Bulukumba, akan mengubah pola pembiayaan perjalanan dinas bagi bupati, wakil bupati, pimpinan dan anggota DPRD, serta pejabat eselon dua, tiga dan empat. Pola pembiayaan perjalanan dinas bagi para pejabat Bulukumba itu akan mulai berlaku ditahun anggaran 2011 mendatang.
            Bupati Bulukumba, Zainuddin Hasan, telah menanda-tangani peraturan bupati (Perbup) No 41/XII/2010 tentang perjalanan dinas jabatan dalam negeri bagi Bupati/Wabup, pimpinan dan anggota DPRD, PNS dan pegawai tidak tetap.
            Perbup No 41/XII/2010 yang ditanda-tangani 13 Desember 2010 itu, disebutkan biaya perjalanan dinas disesuaikan dengan biaya ril dan perhitungan rampung. 
            Biaya ril adalah biaya yang dikeluarkan sesuai dengan bukti pengeluaran yang sah. Sementara itu, perhitungan rampung adalah perhitungan biaya perjalanan yang dihitung sesuai kebutuhan riil berdasarkan ketentuan yang berlaku. 
            Perjalanan dinas terbagi dalam tiga kategori. Pertama, perjalanan dinas keluar daerah keluar propinsi. Komponen biaya perjalanan dinas keluar propinsi ini meliputi; tiket pesawat, biaya penginapan, uang harian, transport PP Bulukumba-Bandara, transport Bandara-kota tujuan, serta biaya airport tax. 
            Kedua, perjalanan dinas keluar daerah dalam provinsi. Komponen biaya perjalanan dalam propinsi ini meliputi; uang harian, biaya penginapan, serta biaya transport Bulukumba-kabupaten/kota tujuan. Ketiga, perjalanan dinas dalam daerah kabupaten. 
            Komponen perjalanan dinas dalam Kabupaten Bulukumba meliputi, uang harian serta biaya transport ke kecamatan atau desa. Biaya perjalanan dinas bagi para pejabat Bulukumba di 2011 jelas akan bervariasi, tergantung jarak daerah tujuan. 
            “Ini mulai berlaku di tahun anggaran 2011 dan perhitungan pembiayaannya sudah masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2011. Hanya saja, biaya ril baru akan dikenakan pada biaya tiket saja, yang lain belum,” kata Ali Saleng SH, Kepala Bagian Hukum Setda Bulukumba, Kamis (16/12). 
            Ali Saleng mengatakan, tahun 2011 merupakan tahap awal pemberlakuan biaya perjananaa dinas dengan pola biaya riil dan perhitungan rampungan. Karena pola baru, biaya ril perjalanan dinas hanya dikenakan khusus untuk biaya tiket pesawat terbang saja.
            “Biaya ril perjalanan secara keseluruhan baru akan diberlakukan tahun anggaran berikutnya,” terang Ali Saleng. (din/ade/C)

            http://kabupatenbulukumba.blogspot.com/2010/12/pemkab-bulukumba-ubah-pola-pembiayaan.html

            Cukup Menarik sekali
            kita kembali mengulas informasi yang ada pada postingan blog kabupaten Bulukumba

            Bagaimana Kalau Perjalanan Dinas Bisa habis atau tidak, jawabanya ada dibawah ini dengan judul " Perjalanan dinas legislator Bulukumba sudah menghabiskan dana sekira Rp 1,4 miliar" luar biasa bukan??

            Harian Fajar, Makassar
            Jumat, 29 Oktober 2010
            http://lokalnews.fajar.co.id/read/108559/123/legislator-habiskan-rp14-m

            BULUKUMBA – Perjalanan dinas legislator Bulukumba sudah menghabiskan dana sekira Rp 1,4 miliar. Frekuensi perjalanan yang digunakan 40 angggota DPRD itu dilakukan antara empat hingga lima kali lawatan di luar kota.
            Setiap perjalanan dinas dianggarkan paling rendah Rp 6 juta hingga Rp 7,5 juta per anggota. Padahal, jumlah perjalanan ini baru setengah dari jatah yang direncanakan tahun ini yakni 12 kali setiap anggota DPRD.
            Sekretaris DPRD Bulukumba, Andi Cawa Miri mengatakan, dari 12 kali agenda perjalanan, enam kali di antaranya untuk peningkatan SDM, dan enam kali untuk perjalanan dinas dalam bentuk koordinasi. Dia menganggap, perjalanan dinas ini tak perlu diributkan karena dianggap sebagai bagian dari kinerja DPRD untuk meningkatkan kapasitas.
            "Memang anggota dewan harus melakukan perjalanan dinas. Soal anggarannya kan sudah jelas jumlahnya. Jadi tidak lagi harus menjadi persoalan tentang keberangkatan itu,” ujarnya, Kamis, 28 Oktober 2010.
            Soal produk yang dihasilkan, Cawa Miri tidak memungkiri belum banyaknya yang bisa dilakukan anggota DPRD. 
            "Tapi kan banyak juga hal yang sudah direkomendasikan terkait apa yang ditemukan dewan. Selain itu, anggota dewan juga sudah banyak turun melihat langsung apa yang dialami masyarakat," tambahnya.
            Sekretaris Komisi A DPRD Bulukumba, Hamzah Pangki juga tidak membantah tentang frekuensi perjalanan dinas anggota DPRD ini. Bahkan dia mengakui dirinya dan beberapa legislator sudah melakukan perjalanan dinas hingga enam kali. (arm) 
            http://kabupatenbulukumba.blogspot.com/2010/11/legislator-bulukumba-habiskan-rp-14-m.html

            Diakses : Bulukumba, 15 Mei 2012




              SKPD Perlu terapkan Disiplin Anggaran, katanya


              Sekda : SKPD Perlu terapkan Disiplin Anggaran


              Bulukumba : Sekretaris Daerah (Sekda) Bulukumba A. Bau Amal menginstruksikan para Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk menerapkan pola penggunaan Anggaran yang disiplin. Kebijakan ini merupakan langkah untuk melakukan efisiensi anggaran daerah yang saat ini banyak mendapat sorotan. Hal ini disampaikan dihadapan Pimpinan SKPD saat mengikuti rapat Evaluasi di Ruang rapat Bupati, Rabu (9/5).

              Kebijakan ini, Selain untuk melaksanakan instruksi Kementerian Pendayagunaan Aparatus Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemanpan RB) yang membatasi perjalanan Dinas para Pejabat ke Jakarta . Bahkan A. Bau Amal juga mengakui jika saat ini memang sering ada perjalanan yang dilakukan para pejabat yang tidak terlalu penting.

              Untuk itu, Pemerintah saat ini akan melakukan pengetatan atau pendisiplinan penggunaan anggaran perjalanan dinas, khususnya untuk perjalanan Luar daerah luar Propinsi. “Saya akan perketat hal ini. Intensitas perjalanan yang mesti dilakukan SKPD adalah turun ke Kecamatan-kecamatan, agar dapat memantau program dan kegiatan yang melekat pada masing-masing SKPD”. Harapnya.

              Secara rinci, A. Bau Amal mengatakan, kebijakan ini sebenarnya sudah dilaksanakan di akhir-akhir tahun anggaran 2011, sehingga dari 1,8 Milyar total belanja perjalanan luar daerah yang ada di Sekretariat Daerah, akhirnya dapat ditekan sekitar 400 Juta. 

              Adapun untuk tahun anggaran 2012 Total Belanja perjalanan dinas luar daerah yang ada di Sekretariat Daerah sebesar 1,4 Milyar jauh lebih rendah dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, yang mana pada tahun 2010 belanja perjalanan Dinas luar daerah sebesar 2,2 Milyar dan pada tahun 2011 sebesar 1,8 Milyar.

              Lebih jauh lagi, A.Bau Amal memberikan gambaran, bahwa untuk tahun anggaran 2012 yang sudah memasuki triwulan ke 2 (Dua), seingatnya baru 1 (Satu) Kali melakukan perjalanan dinas luar daerah luar Propinsi.

              “Ini harus menjadi contoh bagi para kepala SKPD, Jadi, Untuk tahun ini kita akan pilah-pilah mana kegiatan yang perlu untuk dihadiri, jika tidak terlalu penting, mending para kepala SKPD banyak turunlah ke kecamatan-kecamatan mengawasi pelaksanaan program kerja yang ada”. Tandasnya.

              SUMBER  : HUMAS BULUKUMBA
              Diakses  : 15 Mei 2012



                Senin, 07 Mei 2012

                “Kita dapat menjadi manusia sepenuhnya, tanpa berhenti menjadi wanita sepenuhnya”

                Penulis-Bulukumba (Pb)

                “Kita dapat menjadi manusia sepenuhnya, tanpa berhenti menjadi wanita sepenuhnya”

                Kutipan diatas adalah surat Raden Ajeng Kartini ke salah satu teman penanya di Belanda, Nyonya Abendon, Agustus tahun 1900. Ternyata apa yang dilakukan oleh Kartini pada jaman itu, menjadi tonggak sejarah perjuangan emansipasi perempuan sampai saat ini. Kesetaraan adalah sesuatu yang dicita-citakan Kartini sejak dulu. Kartini dengan buah pemikiran dan torehan penanya membuka tirai hitam yang waktu itu menutupi kaum perempuan.

                Dimasanya, Kartini tidak bisa seperti kaum perempuan sekarang. Surat-surat Kartini yang isinya banyak mengungkap tentang kendala-kendala yang harus dihadapi ketika bercita-cita menjadi perempuan yang lebih maju. Ayah Kartini tergolong maju karena ia menyekolahkan anak-anak perempuannya, walaupun hanya sampai umur 12 tahun, tetap saja pintu kesetaraan masih tertutup. Ia terkekang namun masih bisa bergerak, ia dilarang bicara tetapi masih bisa berpendapat. Cita-citanya yang kuat bukan hanya untuk kaum perempuan saja, melainkan kesetaraan untuk seluruh umat manusia, darimana pun dia berasal.

                Bukan hanya itu saja, keberanian Kartini untuk bersikap menjadi contoh untuk perempuan-perempuan lainnya mengambil kesempatan untuk maju dan tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. “Salah satu tantangan terbesar yang ada di depan kaum perempuan sekarang adalah dirinya sendiri. Apakah perempuan mau maju dan berani mengambil kesempatan yang ada, banyak kesempatan yang diberikan, hanya tinggal kita, kaum perempuan mau memanfaatkan kesempatan itu atau tidak,” ujar Ibu Hj. Indah Putri. Dilihat dari sosoknya, Ibu Indah masih muda dan enerjik. Dengan memanfaatkan kesempatan yang ada, Ibu Indah sukses dalam karirnya. Ibu muda ini sekarang menjadi  Wakil Bupati Kabupaten Luwu Utara.

                Masyarakat Indonesia setiap tahun memperingati Hari Kartini  yang jatuh pada tanggal 21 April. Kartini dikenal sebagai tokoh perempuan yang meletakan dasar pemikiran baru untuk kaum perempuan Indonesia.   Memaknai hari Kartini bukan hanya seremonial yang biasa dilakukan sebagian masyarakat namun yang lebih penting adalah bagaimana semangat emansipasi dan kebangkitan perempuan yang diperjuangkan kartini bisa diwujudkan dalam tindakan dan perbuatan nyata bagi masyarakat.

                Budaya patriarki yang masih kuat terjadi di masyarakat kita tentu berimplikasi terhadap berkurangnya aktivitas perempuan dalam kegiatan masyarakat.  Namun seiring perkembangan waktu, peluang dan kesempatan bagi perempuan Indonesia di era reformasi dan globalisasi untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan semakin terbuka.  Saat ini, sudah banyak perempuan Indonesia yang sukses diberbagai bidang termasuk pengabdian untuk masyarakat lewat berbagi insiatif dan kegiatan serta menduduki posisi penting di pemerintahan.

                Berbagai dinamika diatas diangkat oleh BaKTI bekerjasama dengan Harian Fajar dalam acara diskusi Inspirasi BaKTI bulan April 2012 dengan tema “Saya Perempuan, Saya Bisa!”.  Acara ini mengangkat kiprah nyata perempuan dalam pembangunan.  Dua orang pembicara yang hadir dalam diskusi ini adalah Hj. Darmina Daraba, Pimpinan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat/PKBM Gowa dan Hj. Indah Putri Indriani (Wakil Bupati Luwu Utara).

                Inspirasi BaKTI adalah event yang diadakan setiap bulan dan dihadiri oleh pemerintah daerah, akademisi, LSM, mitra pembangunan internasional dan masyarakat umum lainnya. Event ini diadakan setiap bulan dan dihadiri oleh pemerintah daerah, akademisi, LSM, mitra pembangunan internasional dan masyarakat umum lainnya. Para peserta diskusi diberikan ruang untuk memaparkan program, promosi program, membahas kendala-kendala yang terjadi, saling memberi masukan, bertukar pengetahuan dan membuat kesepakatan bersama demi pembangunan didaerahnya pada khususnya dan Kawasan Timur Indonesia pada umumnya.

                Kesempatan yang terbuka juga diambil dengan baik oleh Ibu Hj. Darmina Daraba. Dengan pengalamannya mengajar sebagai guru puluhan tahun, Ibu Darmina sedih melihat keadaan sekelilingnya. Ia melihat banyak perempuan umur belasan tahun yang sudah menikah muda. Pada akhirnya ada yang cerai atau hidup dalam kemiskinan karena tidak bisa membaca dan menulis. Pengalaman masa lalu Ibu Darmina yang menikah muda, membuat dirinya tidak mau perempuan-perempuan lain memiliki nasib yang sama.

                Hal inilah yang mendorong Ibu Darmina pensiun awal dari karirnya sebagai guru dan mendirikan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Sandyka untuk memerangi buta aksara yang sebagian besar dialami wanita usia dewasa di Gowa, Sulawesi Selatan. Awalnya tak mudah untuk mengajak mereka belajar, mantan guru inpres selama 30 tahun ini kemudian membuat acara demo masak yang diselipi pelajaran membaca dan menulis tanpa pungutan biaya. Bahkan ia berani menggadaikan SK kepegawaiannya untuk modal mendirikan pusat kegiatan ini.

                “Semua pekerjaan itu ada tantangan, dimana ada kemauan disitu ada jalan, jadi kita sebagai perempuan, kita tidak usah berkeluh kesah, kalau ada kemauan kita terus saja,” sambung ibu yang ahli membuat abon telur ini. Ibu Darmina sering mengumpulkan ibu-ibu disekitar tempat tinggalnya dan berdiskusi untuk membuat kegiatan bersama. Sampai akhirnya PKBM Sandyka berdiri, Ibu Darmina sudah mengetahui apa kebutuhan ibu-ibu tersebut, sehingga tidak sulit untuk menjaring ibu-ibu yang tidak membaca agar ikut dalam kegiatan yang diadakan di PKBM.

                Ibu Indah menyambung hal tersebut dengan melihat bahwa tantangan di setiap jaman memang berbeda. Tantangan yang terbesar untuk kaum perempuan saat ini adalah bagaimana perempuan bisa menunjukkan kapasitasnya. Sama seperti Kartini disuratnya yang menginginkan sesuatu bukan diatas angan-angan. Kartini hanya menginginkan anak-anak perempuan diberikan kesempatan untuk belajar membaca. Karena dengan belajar membaca dia akan menjalankan kewajibannya untuk mendidik anak-anak, karena perempuan adalah sekolah pertama untuk anak-anak baik itu laki-laki atau perempuan yang menjadi calon penerus masa depan. “Yang penting bagaimana perempuan bisa membawa dirinya menjadi agen perubahan sosial di masyarakat, apalagi barrier sosial budaya relatif sudah mulai bergeser,” sambungnya.

                Kedua narasumber sepakat bahwa tantangan terbesar pada jaman sekarang adalah dari perempuannya sendiri. Banyak perempuan yang sudah merasa nyaman dan tidak mau keluar dari zona tersebut. Hirarki budaya bukanlah menjadi  suatu penghalang lagi. Yang penting bagaimana perempuan mengambil kesempatan yang ada. Apabila perempuan ingin maju dan membuat perubahan, maka perempuan harus mengambil resiko. Apa yang dilakukan oleh Ibu Darmina dan Ibu Indah adalah mengambil resiko dalam bidang yang mereka pilih. “Struktur budaya itu relatif sudah bergeser  dan memberikan ruang , bukan lagi melihat apakah dia perempuan atau pria tapi sejauh mana kapasitas seseorang bisa diperlihatkan dan dipertanggungjawabkan dan bisa memberikan keyakinan kepada masyarakat” kata Ibu Indah menutup penjelasannya.

                Kamis, 19 April 2012

                Eksekutif Diminta Seriusi Rekomendasi Dewan

                Penulis-Bulukumba (Pb).  Anggota DPRD Bulukumba resmi menyerahkan rekomendasi hasil pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) ke eksekutif melalui rapat paripurna, Senin, 22 Agustus. Jumlah rekomendasi tersebut sedikitnya ada 43 poin yang mencakup semua kegiatan SKPD.
                    Anggota komisi C DPRD Bulukumba, Andi Pangeran, menegaskan bahwa eksekutif harus menindaklanjuti yang direkomendasikan DPRD tersebut secara serius. Pasalnya, selama ini eksekutif terkesan mengabaikan dan tidak peduli.  "Ini harus diawasi oleh pak Bupati yang direkomendasikan dewan. Eksekutif harus menindaklanjuti secara serius," jelas Andi Pangeran, kemarin.
                    Menurut dia, dari 43 yang direkomendasi paling tidak harus terealisasi sebesar 50 persen. Sebab, ini berdasarkan hasil kajian dewan yang kemudian dituangkan dalam bentuk rekomendasi. Makanya, harus terealisasi karena percuma hanya sekedar diserahkan, setelah itu tinggal dimeja pimpinan. "Kami tidak mau hanya menyerahkan saja. Tapi harus ada tindakan," tegasnya.
                    Selain itu, Zulkifli Sayye juga berharap agar Bupati, Zainuddin Hasan mengawasi pembahasan anggaran APBD mendatang. Pengawasan ini karena SKPD sering ditemukan melakukan rekayasa anggaran diluar pembahasan di DPRD tersebut. Oleh sebeb itu, ini perlu mendapat perhatian supaya tidak lagi terjadi perubahan setelah pembahasan.
                    "Rekomendasi kita kan berharap manejemen keuangan Pemkab harus lebih baik dari sebelumnya. Sebab, manejemen keuangan selama ini amburadul dan terlalu banyak rekayasa anggaran yang jauh keluar dari hasil pembahasan di DPRD. Makanya, ini perlu diawasi betul baik dewan maupun pak Bupati," kata Zulkifli.
                    Hal sanada disampaikan H Amiruddin Rasyid. Menurutnya, eksekutif terkesan tidak peduli dengan yang direkomendasikan sebab tidak ada tindaklanjut. Bahkan, dia menilai penyerahan ini hanya diserahkan saja, setelah itu tidak ada respon. "Eksekutif tidak boleh-boleh main harus serius mengawasi. Kita mau ini semua terealisasi secara keseluruhan," harapnya.
                    Sementara itu, Bupati Bulukumba, Zainuddin Hasan mengaku siap  mengawasi dan melaksanakan rekomendasi dewan tersebut. "Jangankan 50 persen, tapi diatas 50 persen kita bisa merealisasikan. Sebab, memang ini sudah menjadi tanggungjawab kami," janjinya. (r3/B)
                --------------------------------------------------------------      
                Bupati Perbolehkan Randis Digunakan Mudik

                BULUKUMBA-RB. Bupati Bulukumba, Zainuddin Hasan akhirnya memberikan kebijakan kepada pejabat eselon II, III maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk mengunakan Kendaraan Dinas (Randis) saat mudik lebaran. Kebijakan ini disampaikan Bupati usai mengikuti rapat paripurna di DPRD Bulukumba, kemarin.
                    Menurut dia, penggunaan Randis selama liburan lebaran tersebut diperbolehkan bagi pejabat. Hanya saja, kebijakan ini berlaku sampai masa libur berakhir, setelah itu harus kembali tepat waktu. "Dari pada tinggal di rumah mending digunakan untuk mudik. Yang penting kembali tepat waktu," jelasnya.
                    Selain itu, kata Zainuddin, pihaknya memperbolehkan penggunan kendaraan dinas karena agenda ini hanya sekali dalam setahun. Itupun, kata dia, pejabat hanya melakukan silaturrahmi dengan sanat keluarganya. "Tidak masalah,  agenda mudik ini kan hanya sekali dalam setahun saja. Apalagi, tujuannya jelas yakni silaturrahmi," tambahn mantan Bupati Pahuwato ini, kemarin.
                    Sebelumnya, anggota komisi B DPRD Bulukumba, Zulkifli Sayye meminta kepada Bupati untuk mengintruksikan ke pejabat maupun PNS agar tidak mengunakan Randis saat mudik lebaran. Larangan ini karena Randis adalah milik negara bukan pribadi, sehingga tidak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi. "Kenapa kita larang karena itu milik negara, kecuali kepentingan negara sah-sah saja," kata Zulkifli, belum lama ini.
                    Kecuali, lanjut anggota dewan yang akrab disapa Ruhut ini dalam kota Bulukumba tidak masalah. Namun, yang dilarang adalah mengunakan Randis keluar daerah pada saat mudik. "Silahkan gunakan yang penting dalam kota saja. Tapi, untuk keluar daerah sebaiknya jangan karena itu milik negara. Apalagi, jika tiba-tiba dibutuhkan karena ada urusan kantor bagaimana kira-kira," jelasnya. (r3/B)
                ----------------------------------
                Bupati Beri Rapor Merah Konsultan Proyek
                *Perintahkan segera diblacklis

                BULUKUMBA-RB. Sorotan legislator Bulukumba terkait banyaknya proyek jalan yang dikerjakan asal-asalan akhirnya direspons Bupati Bulukumba, Zainuddin Hasan. Bahkan mantan bupati Pohuwato Gorontalo ini mengaku sudah mengecek langsung kondisi jalan yang dinilai menyalahi bestek tersebut. Hasilnya, dia berkesimpulan pihak yang terlibat dalam pelaksanaannya khususnya konsultan pelaksananya perlu dievaluasi menyeluruh.
                             Menurut Zainuddin apa yang ditemukan di lapangan menunjukkan kinerja pelaksana proyek yang memang berada di bawah standar. Malah, dia memerintahkan agar konsultan proyek baik konsultan perencana maupun konsultan pengawas segera diblacklist atau dihapus dari keterlibatan dalam proyek jika memang terbukti menjadi biang kerok buruknya kualitas pengerjaan jalan di Bulukumba.
                              Tidak tanggung-tanggung, Zainuddin secara terbuka meminta pihak inspektorat dan Dinas Bina Marga yang membidangi Pekerjaan Umum (PU) untuk memberikan rapor buruk bagi kontraktor tersebut. Kualitas kerja pihak pelaksana proyek, kata dia, seperti yang dia dapatkan saat melakukan pemantauan sudah cukup menjadi alasan untuk tidak memberikannya kesempatan lagi.
                               "Saya telah melakukan inspeksi mendadak pada proyek laston poros Ponci-Pappa'e. Jelas terlihat disitu pekerjaan tidak direncanakan dengan baik. Bahu jalan tidak dilengkapi dengan konstruksi yang dapat menahan pergeseran batu kerikil. Ini kesalahan konsultannya," jelas Bupati, Zainuddin Hasan, Minggu, 21 Agustus.
                    Padahal, lebih lanjut dia mengatakan bahwa proyek sepanjang dua kilometer ini menelan anggaran sekitar Rp700 juta . Saat ini, kata dia, proyek ini sementara dalam proses pemadatan dan segera dilapisi aspal mixing plant (AMP). Meskipun disebutkan pihak pelaksana bahwa sudah dikerjakan berdasarkan bestek atau ketentuan pelaksaan kerja, namun hal ini dianggap hanya bagian dari alasan semata karena jelas ada perbedaan dengan kondisi yang sebenarnya.
                    Bahkan, pada saat yang sama Zainuddin juga melihat pekerjaan jalan pada dua desa di Kecamatan Ujungloe yakni Desa Balong dan Desa Garanta. Hanya saja, pada dua lokasi ini, dia menilai masih ada harapan karena masih menggunakan material yang tepat. Sejauh ini, dua proyek ini dinilai masih dalam domain sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Kendatipun, Zainuddin tetap memberikan catatan agar pelaksana proyek tetap dievaluasi.
                    "Rekanan proyek ini harus melakukan pembenahan sebelum menghampar AMP. Ini sudah bagus namun memerlukan pemadatan kembali agar lebih bagus," harapnya. (r3/B)
                ------------------------------------------------

                Rabu, 07 Maret 2012

                Wisata Bahari dengan Pantai Pasir Putih by Bira Beach









                Penulis-Bulukumba (Pb)

                Tanjung Bira terletak di daerah ujung paling selatan Provinsi Sulawesi Selatan, tepatnya di Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba. Tanjung bira terkenal dengan pantai pasir putihnya yang cantik dan menyenangkan. Airnya jernih, baik untuk tempat berenang dan berjemur. Disini kita dapat menikmati matahari terbit dan terbenam dengan cahayanya yang berkilau nenbersit pada hamparan pasir putih sepanjang puluhan kilometer.





                Pantai bira yang sudah terkenal hingga mancanegara, kini sudah ditata secara apik menjadi kawasan wisata yang patutu di andalkan. Berbagai sarana sudah tersedia, seperti perhotelan, restoran, serta sarana telekomunikasi, pantai bira berlokasi sekitar 41 km kearah timur dari kota bulukumba. dengan pelabuhan penyeberangan fery yang menghubungkan daratan Sulawesi Selatan dengan pulau selayar.




                Keindahan Pantai




                Tanjung Bira merupakan pantai pasir putih yang cukup terkenal di Sulawesi Selatan. Pantai ini termasuk pantai yang bersih, tertata rapi, dan air lautnya jernih. Keindahan dan kenyamanan pantai ini terkenal hingga ke mancanegara. Turis-turis asing dari berbagai negara banyak yang berkunjung ke tempat ini untuk berlibur.


                Pantai Tanjung Bira sangat indah dan memukau dengan pasir putihnya yang lembut seperti tepung terigu. Di lokasi, para pengunjung dapat berenang, berjemur, diving dan snorkling. Para pengunjung juga dapat menyaksikan matahari terbit dan terbenam di satu posisi yang sama, serta dapat menikmati keindahan dua pulau yang ada di depan pantai ini, yaitu Pulau Liukang dan Pulau Kambing.


                Keindahan Bawah Laut

                Tanjung Bira menawarkan jenis penyelaman yang agak berbeda dibandingkan tempat lain di Indonesia. Jenis petualangan bawah laut yang penuh tantangan, dengan lokasi penyelaman berarus ditemani ikan hiu jenis white tip dan black tip yang bersliweran disekitar peselam. Sebagian titik penyelaman disini direkomendasikan bagi peselam-peselam berpengalaman yang menyukai jenis penyelaman yang beresiko karena kondisi arus yang kadang-kadang cukup kuat. Namun demikian ada pula beberapa titik penyelaman yang dapat di akses dengan mudah oleh peselam pemula. Bira merupakan salah satu tempat yang dengan mudah anda dapat berinteraksi pasif dengan ikan hiu dimana tempat semacam ini sudah sangat jarang di Indonesia.






                Snorkling di Liukang


                Lokasi Liukang Loe persis di depan Pantai Tanjung Bira. Dari bibir pantai, pulau ini tampak jelas. Dan, untuk mencapai Liukang Loe, Anda bisa menyewa perahu motor. Biaya sewa biasanya sekitar Rp 750.000. Perahu tersebut mampu memuat sekitar sepuluh orang. Perjalanan ke Liukang Loe hanya berkisar 10 menit hingga 15 menit. Pulau yang hanya dihuni beberapa keluarga ini sebenarnya biasa saja. Keistimewaannya justru terletak di perairan di sekitar pulau itu.




                Ya, perairan di sekitar Liukang Loe sangat jernih. Tak cuma itu, di bawah permukaan air, Anda bisa menemukan pemandangan yang menakjubkan. Anda bisa melihat terumbu karang nan cantik, bintang laut maupun ikan laut berwarna-warni. Sangat indah.


                Selam permukaan alias snorkling pun menjadi aktivitas yang menyenangkan untuk menikmati pemandangan bawah laut. Peralatan snorkling bisa Anda sewa di Tanjung Bira. Untuk menyewa seperangkat alat menyelam tersebut biayanya sebesar Rp 500.000.


                Buat Anda yang tak pandai berenang, tak perlu cemas. Pasalnya, Anda akan dibekali jaket pelampung sehingga dijamin tidak akan tenggelam. Dibandingkan turis asing, wisatawan lokal jarang tertarik untuk snorkling," kata Mansyur, salah seorang supir perahu yang kerap mengantar turis mancanegara ke Liukang Loe.




                Fasilitas

                Kawasan wisata Pantai Tanjung Bira dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti restoran, penginapan, villa, bungalow, dan hotel dengan tarif mulai dari Rp. 250.000,- hingga Rp. 850.000,- per hari. Di tempat ini juga terdapat persewaan perlengkapan diving dan snorkling dengan tarif Rp. 500.000,-. Bagi pengunjung yang selesai berenang di pantai, disediakan kamar mandi umum dan air tawar untuk membersihkan pasir dan air laut yang masih lengket di badan. Bagi pengunjung yang ingin berkeliling di sekitar pantai, tersedia persewaan motor dengan tarif Rp. 65.000,-.




                Akses dan Akomodasi



                Tanjung Bira terletak sekitar 40 km dari Kota Bulu Kumba, atau 200 km dari Kota Makassar. Perjalanan dari Kota Makassar ke Kota Bulukumba dapat ditempuh dengan menggunakan angkutan umum berupa mobil Kijang, Panther atau Innova dengan tarif sebesar Rp. 35.000,-. Selanjutnya, dari Kota Bulukumba ke Tanjung Bira dapat ditempuh dengan menggunakan mobil pete-pete (mikrolet) dengan tarif berkisar antara Rp. 8.000,- sampai – Rp. 10.000,-. Total waktu perjalanan dari Kota Makassar ke Tanjung Bira sekitar 3 – 3,5 jam.




                Jika pengunjung berangkat dari Bandara Hasanuddin, langsung menuju ke terminal Malengkeri (Kota Makassar) dengan menggunakan taksi yang tarifnya sekitar Rp. 200.000,-. Di terminal ini kemudian naik bus tujuan Bulukumba atau yang langsung ke Tanjung Bira.




                Di kawasan wisata Tanjung Bira, angkutan umum beroperasi hanya sampai sore hari. Jika pengunjung harus kembali ke Kota Makassar pada sore itu juga, di sana tersedia mobil carteran (sewaan) dengan tarif Rp. 1.500.000,-.




                Biaya tiket masuk ke lokasi Pantai Tanjung Bira sebesar Rp. 5.000,-.




                Yang berminat call me : 081241252122 (hendra scott)

                Layanan Antar jemput : 081241252122 (hendra scott)




                Writer-Bulukumba (Pb)

                Tanjung Bira is located in the southernmost tip of South Sulawesi province, precisely in the District Bonto Bahari, Bulukumba. Tanjung pleased with the famous white sand beaches are beautiful and fun.The water was crystal clear, good for swimming and sunbathing spot. Here we can enjoy the sunrise and sunset with the light shining on the white sand nenbersit along tens of kilometers.
                Pleased beaches that are well known to foreign tourists, has now been laid out nicely into a tourist area patutu in the count. Various facilities are available, such as hospitality, restaurants, and telecommunications facilities, the beach is located approximately evenly spaced 41 km to the east of the city Bulukumba. the ferry crossing the harbor that connects the mainland with the island of South Sulawesi a screen.

                The beauty of the beach

                Tanjung Bira is a white sand beach which is quite popular in South Sulawesi. These include coastal beaches are clean, neat, and clear sea water. The beauty and comfort of the beach is well known to the world. Foreign tourists from many different countries who visited this place for a vacation.
                Tanjung Bira beach is very beautiful and spectacular with white sand as soft as flour. At the site, visitors can swim, sunbathing, diving and snorkeling. Visitors can also watch the sunrise and sunset in the same position, and can enjoy the beauty of the two islands in front of this beach, which Liukang Island and Goat Island.Underwater beauty

                Tanjung Bira offers a somewhat different type of dives than anywhere else in Indonesia. Type of undersea adventure full of challenges, with dive sites accompanied by fast-flowing type of white tip sharks and black tip which bersliweran around divers. Most of the diving point here is recommended for experienced divers, divers who love this type of diving that are at risk because of current conditions that are sometimes quite strong. However, there are some points that can dive with easy access by novice divers. Bira is one place you can easily interact passively with sharks where these places are very rare in Indonesia.
                Snorkeling in Liukang
                Loe Liukang location right in front of Tanjung Bira. From the beach, this island was evident. And, to achieve Liukang Loe, you can rent a motor boat. The rental fee is usually around Rp 750,000. The boat is able to carry about ten people. Travel to Liukang Loe is only about 10 minutes to 15 minutes. The island is only inhabited by some families this is actually normal. It features precisely located in the waters around the island.
                Yes, the waters around Liukang Loe very clear. Not only that, beneath the surface of the water, you can find an amazing sight. You can see pretty coral, starfish and colorful fish. It was beautiful.
                Surface dive snorkeling alias becomes a fun activity to enjoy the underwater scenery. You can rent snorkeling equipment at Tanjung Bira. To rent a set of diving equipment is the cost of Rp 500,000.
                For those of you who can not swim very well, no need to worry.Because, you will be equipped with life jackets so guaranteed not to sink. Compared to foreign tourists, local travelers are rarely attracted to snorkeling, "said Mansyur, a boat driver who often take tourists to Liukang Loe.

                Facilities

                Tanjung Bira beach tourist area is equipped with various facilities such as restaurants, hotels, villas, bungalows, and hotels with rates ranging from Rp. 250.000, - to Rp. 850.000, - per day. In this place there is also a diving and snorkeling equipment rental rate Rp.500.000, -. For visitors who completed a swim at the beach, public bathrooms and provided fresh water to clean the sand and sea water is still sticky in the body. For visitors who want to tour around the beach, bike rentals are available at the rate of Rp. 65.000, -.

                Access and Accommodation

                Tanjung Bira is located about 40 km from the town of Kumba Fur, or 200 km from Makassar. The trip from Makassar to the City Bulukumba can be reached by public transportation services Kijang, Panther or Innova at a tariff of Rp. 35.000, -. Furthermore, from the city of Tanjung Bira Bulukumba to be reached by car pete-pete (microbus) with rates ranging between Rp. 8000, - to - Rp.10.000, -. Total travel time from Tanjung Bira to Makassar city about 3 - 3.5 hours.
                If the visitor departs from Hasanuddin Airport, go directly to the terminal Malengkeri (Makassar) by taxi at a rate of approximately Rp. 200.000, -. In this terminal and then take a bus or a destination Bulukumba directly to Tanjung Bira.
                In the tourist area of ​​Tanjung Bira, public transportation to operate only until the afternoon. If visitors have to go back to the city of Makassar in the afternoon, there are a chartered car (rental) at the rate of Rp. 1.500.000, -.
                The cost of admission to the location of Tanjung Bira of Rp. 5000,-




                Interested call me: 081241252122 (hendra scott)
                Shuttle service: 081241252122 (hendra scott)

                Baca Juga Artikel Dibawah ini









                || Baca Artikelnya Disini
              • Dobel Pendapatan Dalam 20 hari!!!